Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Nabok Nyilih Tangan

            Memukul dengan meminjam tangan orang. Mungkin itu peribahasa yang kurang tepat untuk maksud buku ini yakni melatih calon penulis mengungkapkan pendapat dengan fakta-fakta kejadian yang dialami orang lain sebagai alasan atau argumentasi demi mendukung opininya. Ya tentu saja, ketika peribahasa Jawa tersebut dimaknakan kepada makna sebenarnya, “Tumindak ala kanthi kongkonan wong liya” yang terjemahan bahasa Indonesianya “melakukan perbuatan buruk dengan cara menyuruh orang lain.”

            Namun, apapun bahasanya, terkadang kata-kata mempunyai makna ambigu, tergantung sudut pandang bagi yang membacanya. Peribahasa Jawa tersebut bisa kita biaskan dengan makna “memberi nasehat dengan cara menyuruh orang lain”. Karena, terkadang nasehat terasa berupa “tabokan” atau “pukulan yang cukup berarti” bagi hati-hati manusia. Sehingga jika itu tidak memakai tangan sendiri, akan tetapi mempergunakan “tangan orang lain”, maka akan terkesan “tidak menggurui”. Apalagi pukulan-pukulan tersebut berupa cerita, kisah, dialog-dialog nyata yang memang dialami oleh seseorang sehari-hari dalam kehidupan nyata. Kisah itu nikmat dan asyik dibaca, sehingga walaupun sejatinya itu adalah pukulan, akan tetapi dirasakan sebagai nikmat “tabokan” yang tidak menyakitkan.

            Orang jaman now dengan segala permasalahan hidup mereka, mereka tidak suka menambah masalah dalam pikiran mereka dengan segala macam opini yang mereka temui di media-media khususnya media tulisan. Bikin pusing aja. Orang sekarang lebih senang dihibur dengan cerita-cerita yang memberikan rasa nikmat dan asyik dalam perasaan mereka. Orang sekarang memang ternyata lebih suka membaca mengenai orang lain yang mempunyai nama dan alamat, mempunyai identitas jelas, bukan mengenai kebanyakan orang yang tanpa adanya kejelasan.

            Cerita-cerita tentang pengalaman orang lain itu kita dapat manfaatkan sebagai fakta-fakta atau bukti-bukti argumentasi dalam mendukung opini kita. Sehingga pemikiran kita mampu menelusup ke dalam benak-benak orang tanpa terasa. Semacam obat yang pahit yang dibalut balutan manis. Bagaikan bius atau racun yang merasuk ke dalam tubuh tanpa disadari oleh pemilik tubuh. Tanpa terasa orang berubah pola pikirnya setelah membaca tulisan kita. Terjadi penyegaran dalam memandang sesuatu permasalahan.

            Bukankah demikian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kita memberi nasehat kepada putra-putri kita yang keterlaluan nakalnya dengan pukulan yang tidak membahayakan?

gambar gambar gambar
<<< Geser >>>
Rp.55.000,- Rp.45.000,- Beli banyak, diskon
Penulis: ibman (Ibnu Utsman) - Penerbit: menulis.sketsarumah.comIsi: 265 halaman, Ukuran: 14cm x 20cm (A5), Berat: 300 gr (termasuk kemasan)

Mau tahu bedanya bentuk tulisan Artikel dan bagaimana cara mudah menuliskannya di dalam buku ini? 
Dan bedakan dengan materi menulis artikel pada buku-buku yang lain! Beda banget!

Dengan metode yang sangat mudah, hanya meniru-niru, dengan gampang kita akan membuat dan tahu Artikel yang sebenarnya.

  • Artikel selalu berusaha lebih faktual. Artikel tidak akan bercerita mengenai apa-apa yang terjadi pada umumnya, tapi apa yang terjadi pada orang-orang tertentu yang penulis ketahui.
  • Dalam tulisan Opini penulis sendirilah yang menguraikan, mengungkapkan serta membuktikan pendapatnya. Akan tetapi, di dalam Artikel penulis "menyuruh orang lain menguraikan, mengungkapkan serta membuktikan pemikirannya.
  • Dalam artikel, "menyuruh orang lain" ini adalah suatu keharusan, karena inilah yang akan menjadikan artikel lebih masuk akal, lebih enak dibaca, dan penulisnya tidak terlihat sok pintar.
  • Tulisan Artikel tidak terikat dengan kerangka tertentu layaknya tulisan Opini. Kita bisa membuat artikel dalam bentuk narasi (cerita), bisa juga sama dengan opini, atau deskripsi atau bahkan gabungan dari itu semua.
  • Masih ada satu lagi perbedaan, yaitu membaca Opini kita seperti diajari, digurui bahkan terkadang dihasut. Sedangkan membaca Artikel kita akan merasa dihibur, karena yang diceritakan adalah pengalaman-pengalaman nasib kesaksian sosok-sosok yang hidup.
Varian bentuk Artikel
Artikel Eksposisi, Satir, Artikel Informatif, Artikel Perjalanan, Artikel Inspiratif, Profil, Jurnalisme Sastra, Feature, Essay, dan lain-lain sesuai kreativitas penulis.  

Daftar Isi dan penjelasan singkat

#01 Nilai = Keterampilan?
Suatu Artikel untuk memotivasi kita. Yang penting kita terampil, nilai gak penting banget.
#02 Gelagat Umum Menulis
Mengapa calon penulis musti banyak membaca.
#03 Mengapa kita menulis?
Motivasi dan memulai menulis dari rasa suka dan benci.
#04 Meniru-niru
Pola belajar menulis Artikel dengan cara meniru model tulisan. 
#05 Pengenalan Eksposisi
Contoh tulisan bentuk Eksposisi dan analisisnya.
#06 Pengenalan Paragraf
Mengenal paragraf, langsung dengan latihan-latihan membuat paragraf yang paling mudah.
#07 Paragraf, Kesatuan
Syarat pertama paragraf adanya suatu kesatuan pikiran atau gagasan.
#08 Paragraf, Letak Kalimat Topik atau Kalimat Utama
Kalimat topik adalah gagasan utama dari suatu paragraf, dan berbagai macam cara menempatkannya dalam suatu pararaf.
#09 Paragraf, Koherensi atau Kepaduan
Syarat kedua paragraf adanya kepaduan yang baik antara kalimat-kalimatnya
#10 Perkembangan dalam Paragraf  (1)
Metode pengembangan paragraf yang dasar dan sering dipergunakan, umum - khusus, dan khusus - umum.
#11 Melenturkan Pikiran
Lima macam gerak lentur dalam berpikir dan kegunaannya.
#12 Ide Tulisan, Bagaimana melahirkannya
Melahirkan ide tulisan dengan memanfaatkan dorongan-dorongan rasa suka dan benci.
#13 Eksposisi, Mengingat Kembali
Mengulang kembali secara ringkas apa itu Eksposisi, sebelum memulai menulisnya dengan ide sendiri.
#14 Eksposisi, Ide Sendiri
Mulai menulis Eksposisi dengan ide tulisan sendiri.
#15 Perkembangan dalam Paragraf  (2)
Beberapa metode pengembangan paragraf yang lainnya.
#16 Perkembangan dalam Paragraf  (3)
Beberapa metode pengembangan paragraf lanjutan.
#17 Pengenalan Artikel
Perbedaan Eksposisi dengan Artikel, dan ciri khas Artikel yang membedakan dengan Eksposisi.
#18 Contoh Artikel (= #01 Nilai = Keterampilan?)
Lebih mengetahui apa itu Artikel dengan contoh langsung.
#19 Petunjuk pembuatan dan analisis Artikel
Macam-macam alat bantu Artikel yang bisa kita bongkar pasang dalam suatu Eksposisi.
#20 Artikel, Ide Sendiri
Mulai menulis Artikel dengan ide tulisan sendiri, atau mengubah Eksposisi yang ada menjadi suatu Artikel.
#21 Berbagai macam bentuk Artikel
Penjelasan tentang berbagai varian Artikel, seperti; Artikel Eksposisi, Satir, Artikel Informatif, Artikel Perjalanan, Artikel Inspiratif, Profil, Jurnalisme Sastra, Feature, dan lain-lain.
#22 Contoh Artikel Profil
Suatu contoh Artikel varian Profil.
#23 Artikel, Mengingat Kembali
Mengulang kembali secara ringkas apa itu Artikel.

Contoh Artikel dibuat dengan panduan buku ini

Artikel Eksposisi
Rumah Belajar Instan

Artikel Profil 

Artikel Tuntunan

Pesan Sekarang
Motivasi Menulis

Gimana nih! memulai menulis
Motivasi Menulis
Kejutan dulu,
lalu Keteraturan

Bahasa Indonesia
Belajar
tentang Kalimat

Motivasi Menulis

Merekam objek ide tulisan

Bahasa Indonesia
Belajar
Menulis Artikel

Bahasa Indonesia
Belajar
tentang Kata

Motivasi Menulis
Agar Menulis
tidak Lumpuh

Bahasa Indonesia
Belajar
Gaya Bahasa

menulis.sketsarumah.com
Seputar #sejarahislam #biografi #salafushshalih #caramenulis #deskripsi , #eksposisi , #artikel , #essay , #feature , #ceritanyata , #cerpen nonfiksi , #novel nonfiksi , #kisah inspiratif , #biografi inspiratif di studio www.sketsarumah.com.

Ikuti yuk!
Telegram: t.me/menulissketsarumah_com
Twitter: twitter.com/menulisketsarmh

Simpan yuk!
WhatsApp: wa.me/+6285100138746 dengan nama: www.sketsarumah.com