Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

#24 Artikel, Mengingat Kembali

          Setelah kita bahas tentang wacana Artikel, ternyata jauh lebih bebas dari pada bentuk Eksposisi. Dan, ternyata kita lihat pula bahwa wacana Artikel ini banyak menggunakan cara-cara yang dipakai dalam bentuk wacana-wacana lainnya seperti Narasi (Kisah), Deskripsi dan Eksposisi tentunya. Semua cuplikan bentuk-bentuk wacana itu dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam Artikel.


Artikel bisa pula digolongkan berdasarkan varian-variannya, tetapi itu tidak mutlak. Ada suatu artikel yang dimasukkan ke dalam beberapa golongan sekaligus (lihat kembali Artikel “Ngabbas, sederhana kaya hati”). Yang jelas, bahwa Artikel itu terasa lebih bebas, lebih mudah untuk menggulirkan kreatifitas penulis. Tidak terikat pada suatu bentuk tertentu.

Aturan main yang berlaku untuk Artikel tidak terpaku pada wujud tertentu tulisan, tapi lebih kepada harus enak dan asyik dibaca. Untuk mencapai aturan inilah maka kita melihat beraneka ragam cara penulisan Artikel.

Berikut kita coba untuk muroja'ah, mengulang kembali apa saja yang menjadi elemen-elemen dalam Artikel sehingga Artikel menjadi enak dibaca.

Lead adalah hal yang menjadi perhatian khusus bagi kita dalam menulis Artikel. Itulah kalimat-kalimat pertama dalam sebuah tulisan atau artikel. 

Di samping Lead, yang menjadi perhatian khusus bagi kita adalah Fokus. Yaitu, jangan sampai ada satu bagian, entah itu paragraf bahkan satu kalimatpun di dalam Artikel bertentangan dengan tujuan, tema atau tesis kita menulis.

Ingat pula, bahwa kita menulis Artikel dalam sudut pandang tertentu. Kita mempunyai hak memilih di pihak manakah kita berada pada soal yang sedang dibahas. Inilah yang terkadang disebut: Bias. Dan, inilah yang akan dirumuskan dalam Tesis. Tentunya, kita akan membawa tulisan kita kepada bias yang baik, karena tulisan kita agar bermanfaat pada kebanyakan orang. Bukan mempengaruhi orang kepada kejelekan.

Tesis, pada akhirnya akan dibuktikan melalui alat-alat bantu berupa kutipan, dialog, narasi pendek, dan sebagainya sebagai fakta dalam mendukung Tesis. Jadi bukan berupa argumentasi-argumentasi layaknya dalam Eksposisi.

Dan, akhirnya ini semua diakhiri dengan sesuatu yang menyengat.

Semua hal ini, mulai dari judul, lead, lalu alat-alat bantu, sampai ke akhir yang menyengat haruslah menuju satu titik yang satu, agar fokus tulisan Artikel tajam, tidak kabur.

Hal-hal di atas dilakukan supaya Artikel enak dibaca, para pembaca merasa terhibur karena dalam Artikel ada kisah-kisah, cuplikan cerita-cerita dan alat-alat bantu lainnya. Para pembaca tidak merasa digurui. Opini menyusup ke dalam benak pembaca tanpa disadarinya.

Akan tetapi tidak semua Artikel seperti itu, ada Artikel yang memang sengaja menggurui, dan pembaca memang dengan sengaja ingin belajar, sehingga mereka tidak keberatan digurui. Ini adalah Artikel Tuntunan atau Tutorial.

Kemudian, kita mengenal pula ada cerita, narasi yang bisa juga digolongkan kepada Artikel, seperti Artikel Inspiratif. Jenis ini pula ada yang mengandung sindiran, atau mengungkap kesalahan pemikiran yang bisa disebut denga Satir. Tetapi hati-hati menulis bentuk ini karena akan menyingkap malu dan hal yang tidak enak pada orang lain. Hendaknya kita menyamarkan nama atau yang kita tuliskan hanyalah perbuatannya. Dimana, dengan tujuan agar pembaca menghindari perbuatan tersebut.

Artikel Pariwisata atau Perjalanan bisa termasuk golongan Tuntunan, bisa pula Feature (ficer) jika menonjolkan pada satu aspek yang menjadi ciri daerah yang dikunjungi.

Yang belum penulis contohkan modelnya disini adalah: Artikel-artikel Inspiratif, Resep Makanan, New Journalism, dan banyak lagi bila kita kembangkan dengan kreatifitas kita sendiri.

***


www.sketsarumah.com
www.sketsarumah.com Enggak jauh dari desain dan menulis, diimajinasikan dengan kopi di studio sketsarumah.com.

Posting Komentar untuk "#24 Artikel, Mengingat Kembali"

Hanya dari kebiasaan menulis sederhana
Menjadi Penulis Terampil
Motivasi Menulis

Gimana nih! memulai menulis

Motivasi Menulis
Kejutan dulu,
lalu Keteraturan

Bahasa Indonesia
Belajar
tentang Kalimat

Motivasi Menulis

Merekam objek ide tulisan

Bahasa Indonesia
Belajar
Menulis Artikel

Bahasa Indonesia
Belajar
tentang Kata

Motivasi Menulis
Agar Menulis
tidak Lumpuh

Bahasa Indonesia
Belajar
Gaya Bahasa

menulis.sketsarumah.com
Seputar #sejarahislam #biografi #salafushshalih #caramenulis #deskripsi , #eksposisi , #artikel , #essay , #feature , #ceritanyata , #cerpen nonfiksi , #novel nonfiksi , #kisah inspiratif , #biografi inspiratif di studio www.sketsarumah.com.

Ikuti yuk!
Telegram: t.me/menulissketsarumah_com
Twitter: twitter.com/menulisketsarmh

Simpan yuk!
WhatsApp: wa.me/+6285100138746 dengan nama: www.sketsarumah.com