Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

#06 Pengenalan Paragraf


         Dalam suatu tulisan, paragraf adalah satuan terkecil dari suatu karangan atau tulisan. Kalimat bukanlah satuan terkecil dari suatu tulisan. Karena, satu kalimat kurang sempurna mendeskripsikan bagian-bagian ide pokok yang terdapat pada keseluruhan tulisan. Bagian-bagian ide pokok tersebut akan lebih jernih dan terperinci pengertiannya bila digambarkan dengan seperangkat kalimat yang kita sebut paragraf atau alinea.

         Paragraf sebagai media menuangkan bagian-bagian ide atau gagasan pokok dalam suatu karangan ibarat rangkaian karangan bunga untuk ditampilkan sebagai hiasan di dalam suatu ruangan. Karangan bunga tersebut merupakan suatu kesatuan utuh dan lengkap. Ada vas bunga, ada ranting, ada dedaunan dan bunga tentunya. Demikian pula dalam menampilkan bagian dari ide pokok haruslah merupakan karangan yang jadi, utuh dan lengkap.

         Lalu, bagaimana bentuk karangan yang jadi, utuh dan lengkap itu? Kalimatkah? Seperti telah dijelaskan di atas, tentu bukan kalimat. Memang, menurut pengertian kalimat, kalimat selalu harus mengungkapkan sebuah pikiran yang komplit. Akan tetapi, satu kalimat saja pada hakikatnya belum mewujudkan suatu karangan yang jadi, utuh dan lengkap.

          Suatu contoh, bila kita ingin menceritakan ketekunan seorang pelajar dalam membuat karya tulis, tentu tidak cukup hanya satu kalimat saja kita tampilkan, dengan berkata, "Fulan bersungguh-sungguh dalam menyajikan suatu tulisan yang bagus." Agar menjadi karangan gagasan yang jadi, utuh dan lengkap, kalimat tadi butuh kalimat-kalimat lain yang meluaskan, mengembangkan, menguraikan dan menjelaskan gagasan itu. Dan, rangkaian kalimat itulah yang kita sebut paragraf atau alinea yang mewujudkan suatu karangan yang jadi, utuh dan lengkap.

         Ah, tapi ada lho paragraf yang berisi satu kalimat. Buktinya postingan-postingan sebelum ini ada paragraf yang hanya satu kalimat. Paragraf satu kalimat kerap kali dipakai sebagai peralihan dari paragraf yang satu ke paragraf yang lain atau sebagai upaya memperbesar efek dramatis.
Jadi, sebagai sajian gagasan secara jadi, utuh dan lengkap hendaklah dalam hal ini paragraf tetap kita fahami sebagai "sekelompok kalimat yang saling berkaitan dan yang mengembangkan satu gagasan".

         Dan memang, sebuah paragraf belum merupakan karangan seluruhnya, hanya sebagian dari seluruh karangan. Walaupun demikian, sebuah paragraf sudah merupakan satu sajian informasi yang bulat. Dan, ada juga karangan yang panjangnya hanya satu paragraf. Karena, paragraf telah merupakan pembingkis gagasan yang solid dan utuh.

         Nah, sekarang bagaimana membuat paragraf yang baik?

         Ketrampilan mengembangkan paragraf yang baik, setidaknya akan menunjang penyusunan karangan atau tulisan yang baik pula. Dan, paragraf-paragraf yang disusun dengan baik pun akan menjadi jembatan kepada penyusunan bab-bab yang baik dalam suatu buku yang baik pula.

         Maka dari itulah, belajar cara menulis dari yang paling dasar adalah dimulai bagaimana belajar membuat paragraf yang baik. Ingat, "kepekaan itu memang dari dalam, tetapi itu bisa dilatih perlahan-lahan dari luar". 

          Baiklah kita mulai saja. Kita mulai dengan hal-hal yang kongkret atau kejadian nyata sehari-hari karena itu lebih mudah diimajinasikan.

Latihan 1

         Cobalah amati secara cermat ruangan tempat kita berada. Kemudian tuangkan hasil pengamatan kita dalam satu kalimat pada setiap aspeknya.

Misal hasil pengamatan kita, beberapa di antaranya :
  • Kursi dan meja kerja semuanya baru. 
  • Lantai ruangan berupa keramik berwarna kuning muda. 
  • Warna dinding ruangan bagian dalam berwarna biru muda. 
  • Di dalam ruangan ada listrik. 
  • Di atas meja kerja ada komputer laptop. 
  • Jendela ruangan berkaca dan besar. 
  • Ruangan besar dan luas. 
  • Ruangan tidak berisik karena jauh dari kebisingan. 
            Kemudian kita coba menyusunnya menjadi suatu paragraf, dengan kalimat topik atau kalimat pokok yang sesuai:

            Ruangan kerja kami luas dan sangat menyenangkan. Dinding kiri yang menghadap ke jalan raya terdapat jendela besar yang berkaca. Penerangan dari listrik cukup sehingga ruangan dapat digunakan ketika malam hari atau ketika langit mendung. Lantainya terbuat dari keramik yang berwarna kuning gading. Dinding bagian dalam dicat dengan warna biru muda. Meja dan kursi kerja masih baru. Meja kerja tersebut diberi taplak dan di atasnya diletakkan suatu komputer laptop. Ruangan ini sangat tenang karena letaknya jauh dari jalan raya.

         Paragraf di atas adalah salah satu bagian dari suatu bentuk karangan Deskripsi. Atau bisa juga disebut paragraf dengan pola pengembangan sudut pandangan, jika dicantumkan pula posisi tempat darimana penulis mengadakan pengamatan.

Latihan 2

         Cara lain untuk melatih membuat paragraf adalah menyusun kembali. Di bawah ini ada kalimat-kalimat yang susunannya diaduk. Nah, kita musti menyusun kembali dalam aturan yang sesuai nalar, logis dan sistematis.

          Susunan kalimat-kalimat di bawah ini urutannya kacau. Susun urutannya sehingga menjadi paragraf yang baik.
  • Turun dari kendaraan, baru melangkah dua tiga langkah, disambut hujan lebat bagai dicurahkan dari langit. 
  • Jam meja yang biasanya berdering pukul 6.00 untuk membangunkan aku, kali ini membisu karena lupa diputar. 
  • Ternyata sabun mandi pun habis lupa membelinya kemarin sore. 
  • Tambahan lagi sewaktu menunggu bus untuk pergi ke kantor, bus selalu penuh. 
  • Amboi, tidak hanya terlambat dan basah kuyup tetapi di kantor dapat omelan dari "bos". 
  • Akibatnya aku terlambat bangun. 
  • Mau sarapan, nasi hangus. 
  • Cepat-cepat aku pergi ke kamar mandi. 
  • Mau berpakaian semua baju kotor sehingga terpaksa aku memakai baju bekas kemarin. 
  • Akhirnya dapat yang kosong, parahnya mogok pula di tengah jalan. 
  • Sungguh malang benar nasibku hari itu. 
        Mohon, jangan melihat kunci jawaban sebelum mencoba menyusun urutannya menjadi paragraf yang baik.

        Kunci jawaban : KLIK! disini
     
        Paragraf di atas termasuk paragraf dengan pola pengembangan proses. Yaitu peristiwa dengan urutan waktu atau kronologi.

Latihan 3

         Kali ini, kita akan coba menyusun kalimat-kalimat yang juga urutannya tidak beraturan menjadi paragraf yang baik.  Akan tetapi kini kita akan mulai dengan hal yang mungkin lebih sulit diimajinasikan. Yaitu, dengan hal-hal yang tidak kongkret atau yang "abstrak".

  • Sehingga hal ini menjadi prinsip bagi kita.
  • Maka, bila suatu amalan tidak dilakukan dengan ikhlas, bukan hanya menunjukkan kerendahannya, bahkan amalan itu batal tidak ada nilainya sama sekali di sisi Allah subhana wa ta'ala.
  • Bahkan ikhlas adalah syarat diterimanya sebuah amalan.
  • Sebagai umat Islam, kita tahu bahwa ikhlas bukan hanya menunjukkan mulianya sebuah amalan.
  • Yaitu bila ingin amal kita diterima, maka harus dilakukan dengan ikhlas dan sesuai contoh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

         Mohon, jangan melihat kunci jawaban sebelum mencoba menyusun urutannya menjadi paragraf yang baik.

         Kunci jawaban : KLIK! disini

         Paragraf di atas adalah paragraf dengan pola pengembangan umum - khusus atau sering disebut paragraf Deduktif.

         Setelah ini akan dijelaskan secara lebih rinci apa itu paragraf, syarat-syaratnya dan macam-macam pola pengembangannya, jika memungkinkan dilengkapi dengan latihan-latihannya lagi.

         Siap?



www.sketsarumah.com
www.sketsarumah.com Enggak jauh dari desain dan menulis, diimajinasikan dengan kopi di studio sketsarumah.com.

Posting Komentar untuk "#06 Pengenalan Paragraf"

Hanya dari kebiasaan menulis sederhana
Menjadi Penulis Terampil
Motivasi Menulis

Gimana nih! memulai menulis

Motivasi Menulis
Kejutan dulu,
lalu Keteraturan

Bahasa Indonesia
Belajar
tentang Kalimat

Motivasi Menulis

Merekam objek ide tulisan

Bahasa Indonesia
Belajar
Menulis Artikel

Bahasa Indonesia
Belajar
tentang Kata

Motivasi Menulis
Agar Menulis
tidak Lumpuh

Bahasa Indonesia
Belajar
Gaya Bahasa

menulis.sketsarumah.com
Seputar #sejarahislam #biografi #salafushshalih #caramenulis #deskripsi , #eksposisi , #artikel , #essay , #feature , #ceritanyata , #cerpen nonfiksi , #novel nonfiksi , #kisah inspiratif , #biografi inspiratif di studio www.sketsarumah.com.

Ikuti yuk!
Telegram: t.me/menulissketsarumah_com
Twitter: twitter.com/menulisketsarmh

Simpan yuk!
WhatsApp: wa.me/+6285100138746 dengan nama: www.sketsarumah.com